TRANSLATION 8 TERJEMAHAN
Problem Pembelajaran Nada atau Intonasi
dalam Bahasa Mandarin
Abstrak.
Dalam
mempelajari bahasa Mandarin, penguasaan nada dan kosakata merupakan hal yang
sangat penting. Hal ini disebabkan nada memengaruhi arti kata, berbeda nadanya
akan berbeda pula arti suatu kata. Kosakata juga berpengaruh besar terhadap
penguasaan suatu bahasa karena dengan penguasaan kosakata yang baik maka akan
dapat mengkomunikasikan ide dan pikiran, selain dapat memperlancar penguasaan
terhadap bahasa Mandarin itu sendiri. Kesalahan dalam mengucapkan nada terjadi
karena kesalahan karena transfer dan kesalahan perkembangan pembelajar serta
kurangnya pelatihan yang intensif dan praktik penggunaan bahasa Mandarin secara
ajeg. Kesalahan karena transfer,
sebagaimana diprediksi oleh analisis konstrastif, disebabkan oleh tidak-adanya
nada atau intonasi yang berbeda dalam bahasa Indonesiadan kesalahan
perkembangan disebabkan oleh proses pemerolehan bahasa Mandarin sebagai bahasa
asing yang berlangsung tahap demi tahap. Untuk membantu mahasiswa mengatasi
masalah tersebut pengajar perlu membuat mahasiswa memiliki kesadaran kebahasaan
bahwa bahasa Indonesia berbeda dengan bahasa Mandarin dalam hal nada atau
intonasi. Pengajar perlu memberikan latihan lebih banyak dalam menggunakan bahasa
lisan. Perlu diingat bahwa “drilling” dalam metode audiolingual
sampai sekarang tetap merupakan teknik yang efektif bagi pengajaran pengucapan
bahasa asing. Faktor-faktor lain yang
terkait dengan proses pengajaran perlu diperhatikan, dan bila perlu ditingkatkan
kuantitas dan/atau kualitasnya dan dimanfaatkan secara maksimal.
Kata kunci: nada atau intonasi, kesalahan
nada, latihan nada, pembelajaran nada.
Pendahuluan
Kegiatan
berbahasa tidak dapat terlepas dari kegiatan berkomunikasi. Komunikasi dapat
berupa komunikasi satu arah, dua arah, dan multiarah. Komunikasi satu arah
terjadi ketika seseorang mengirim pesan kepada orang lain, sedangkan penerima
pesan tidak menanggapi isi pesan tersebut. Komunikasi dua arah terjadi ketika
pemberi pesan dan penerima pesan saling menanggapi isi pesan. Komunikasi
multiarah terjadi ketika pemberi pesan dan penerima pesan yang jumlahnya lebih
dari dua orang saling menanggapi isi pesan. Dalam kegiatan komunikasi, pengirim
pesan aktif mengirim pesan yang diformulasikan dalam lambang-lambang berupa
bunyi atau tulisan. Proses ini disebut dengan encoding. Selanjutnya
penerima pesan aktif menerjemahkan lambang-lambang tersebut menjadi bermakna
sehingga pesan tersebut dapat diterima secara utuh. Proses ini disebut dengan decoding. (Chaer, 2009:45).
Dalam
berkomunikasi, seseorang pasti menggunakan keterampilan berbahasa yang telah
dimiliki meskipun tingkatan atau kualitas tiap orang berbeda. Orang yang
memiliki keterampilan berbahasa secara optimal pada setiap tujuan komunikasinya
dapat dengan mudah tercapai. Adapun orang yang memiliki tingkatan keterampilan
berbahasa yang sangat lemah, tujuan berkomunikasinya tidak tercapai tetapi
malah bisa terjadi kesalahpahaman.
Suatu bahasa tidak dapat terlepas dari
pelafalan, kosakata dan tata bahasa.
Dengan mengandalkan kosakata saja tidak dapat membentuk suatu bahasa.
Hanya dengan menggunakan peraturan tata bahasa untuk menggabungkan kata atau
gabungan kata barulah bisa menjadi alat komunikasi. Dengan menggabungkan kata
menjadi kalimat serta menggunakan suara untuk menyampaikannya barulah bisa
menjadi komunikasi, demikian juga dengan bahasa Mandarin.
TRANSLATION
Learning Problem tone or intonation in Mandarin
Abstract
In studying the Chinese language, mastery of tone and
vocabulary is very important. This is due to affect the tone of the meaning of
words, the difference tone will be different meanings of a word. Vocabulary
also greatly affect the mastery of a language because the vocabulary is good
then will be able to communicate ideas and thoughts, as well as to facilitate
mastery of the Chinese language itself. Mistakes in utter tone occur because of
errors due to the transfer and development of learners' errors and a lack of
intensive training and practice of the use of Mandarin steadily. Errors due to
transfer, as predicted by the contrastive analysis, caused by the absence of a
different tone or intonation in language development Indonesia and errors
caused by the process of language acquisition Mandarin as a foreign language
which takes place step by step. To help students overcome these problems
teachers should make students conscious that the Indonesian language different
from the Chinese in terms of tone or intonation. Teachers need to provide more
training in using spoken language. Keep in mind that the "drilling"
in the method of audiolingual until now remained an effective technique for
teaching foreign language pronunciation. Other factors associated with the
process of teaching need to be considered, and if necessary improved quantity
and / or quality and fully utilized.
Keywords: tone or intonation, tone mistakes,
training on, learning
the tone.
Introduction
Speaking
activities cannot be separated from the communication. Communication can be a
one-way communication, bidirectional, and multidirectional. One-way
communication occurs when someone sends a message to others, while the
recipient of the message does not respond to the content of the message.
Two-way communication occurs when the message giver and the recipient mutually
respond to the message. Multidirectional communication occurs when the message
giver and the recipient of more than two people are responding to the message.
In the course of communication, the sender of the message actively sending
messages that are formulated in the form of sound symbols or writing. This
process is called encoding. Furthermore, active message receiver translates the
symbols into meaningful so that the message can be received in full. This
process is called decoding. (Chaer, 2009: 45).
In
communicating, someone must use the language skills that have been held
although the level or quality of each person is different. People who have the
language skills optimally on any communication goals can be easily achieved. As
for those who have the language skills levels are very weak, communication goal
was not achieved, but instead can avoid misunderstandings.
A language cannot be separated from the
pronunciation, vocabulary and grammar. By relying on vocabulary alone cannot
form a language. Only using grammatical rules to combine words or combinations
of words can then be a tool of communication. By combining words into sentences
and use your voice to deliver it then can be communication, as well as
Mandarin.
No comments:
Post a Comment