Sunday, 3 January 2016

PROJECT 1 'TRANASLATING TEXT'



TRANSLATION 8 TERJEMAHAN

Problem Pembelajaran Nada atau Intonasi dalam Bahasa Mandarin 
  
            Abstrak.   
Dalam mempelajari bahasa Mandarin, penguasaan nada dan kosakata merupakan hal yang sangat penting. Hal ini disebabkan nada memengaruhi arti kata, berbeda nadanya akan berbeda pula arti suatu kata. Kosakata juga berpengaruh besar terhadap penguasaan suatu bahasa karena dengan penguasaan kosakata yang baik maka akan dapat mengkomunikasikan ide dan pikiran, selain dapat memperlancar penguasaan terhadap bahasa Mandarin itu sendiri. Kesalahan dalam mengucapkan nada terjadi karena kesalahan karena transfer dan kesalahan perkembangan pembelajar serta kurangnya pelatihan yang intensif dan praktik penggunaan bahasa Mandarin secara ajeg.  Kesalahan karena transfer, sebagaimana diprediksi oleh analisis konstrastif, disebabkan oleh tidak-adanya nada atau intonasi yang berbeda dalam bahasa Indonesiadan kesalahan perkembangan disebabkan oleh proses pemerolehan bahasa Mandarin sebagai bahasa asing yang berlangsung tahap demi tahap. Untuk membantu mahasiswa mengatasi masalah tersebut pengajar perlu membuat mahasiswa memiliki kesadaran kebahasaan bahwa bahasa Indonesia berbeda dengan bahasa Mandarin dalam hal nada atau intonasi. Pengajar perlu memberikan latihan lebih banyak dalam menggunakan bahasa lisan.  Perlu diingat bahwa “drilling” dalam metode audiolingual sampai sekarang tetap merupakan teknik yang efektif bagi pengajaran pengucapan bahasa asing.  Faktor-faktor lain yang terkait dengan proses pengajaran perlu diperhatikan, dan bila perlu ditingkatkan kuantitas dan/atau kualitasnya dan dimanfaatkan secara maksimal.


Kata kunci: nada atau intonasi, kesalahan nada, latihan nada, pembelajaran nada.


Pendahuluan
Kegiatan berbahasa tidak dapat terlepas dari kegiatan berkomunikasi. Komunikasi dapat berupa komunikasi satu arah, dua arah, dan multiarah. Komunikasi satu arah terjadi ketika seseorang mengirim pesan kepada orang lain, sedangkan penerima pesan tidak menanggapi isi pesan tersebut. Komunikasi dua arah terjadi ketika pemberi pesan dan penerima pesan saling menanggapi isi pesan. Komunikasi multiarah terjadi ketika pemberi pesan dan penerima pesan yang jumlahnya lebih dari dua orang saling menanggapi isi pesan. Dalam kegiatan komunikasi, pengirim pesan aktif mengirim pesan yang diformulasikan dalam lambang-lambang berupa bunyi atau tulisan. Proses ini disebut dengan encoding. Selanjutnya penerima pesan aktif menerjemahkan lambang-lambang tersebut menjadi bermakna sehingga pesan tersebut dapat diterima secara utuh. Proses ini disebut dengan decoding. (Chaer, 2009:45).
Dalam berkomunikasi, seseorang pasti menggunakan keterampilan berbahasa yang telah dimiliki meskipun tingkatan atau kualitas tiap orang berbeda. Orang yang memiliki keterampilan berbahasa secara optimal pada setiap tujuan komunikasinya dapat dengan mudah tercapai. Adapun orang yang memiliki tingkatan keterampilan berbahasa yang sangat lemah, tujuan berkomunikasinya tidak tercapai tetapi malah bisa terjadi kesalahpahaman.
 Suatu bahasa tidak dapat terlepas dari pelafalan, kosakata dan tata bahasa.  Dengan mengandalkan kosakata saja tidak dapat membentuk suatu bahasa. Hanya dengan menggunakan peraturan tata bahasa untuk menggabungkan kata atau gabungan kata barulah bisa menjadi alat komunikasi. Dengan menggabungkan kata menjadi kalimat serta menggunakan suara untuk menyampaikannya barulah bisa menjadi komunikasi, demikian juga dengan bahasa Mandarin.




TRANSLATION
Learning Problem tone or intonation in Mandarin
Abstract
In studying the Chinese language, mastery of tone and vocabulary is very important. This is due to affect the tone of the meaning of words, the difference tone will be different meanings of a word. Vocabulary also greatly affect the mastery of a language because the vocabulary is good then will be able to communicate ideas and thoughts, as well as to facilitate mastery of the Chinese language itself. Mistakes in utter tone occur because of errors due to the transfer and development of learners' errors and a lack of intensive training and practice of the use of Mandarin steadily. Errors due to transfer, as predicted by the contrastive analysis, caused by the absence of a different tone or intonation in language development Indonesia and errors caused by the process of language acquisition Mandarin as a foreign language which takes place step by step. To help students overcome these problems teachers should make students conscious that the Indonesian language different from the Chinese in terms of tone or intonation. Teachers need to provide more training in using spoken language. Keep in mind that the "drilling" in the method of audiolingual until now remained an effective technique for teaching foreign language pronunciation. Other factors associated with the process of teaching need to be considered, and if necessary improved quantity and / or quality and fully utilized.

Keywords: tone or intonation, tone mistakes, training on, learning the tone.

Introduction
Speaking activities cannot be separated from the communication. Communication can be a one-way communication, bidirectional, and multidirectional. One-way communication occurs when someone sends a message to others, while the recipient of the message does not respond to the content of the message. Two-way communication occurs when the message giver and the recipient mutually respond to the message. Multidirectional communication occurs when the message giver and the recipient of more than two people are responding to the message. In the course of communication, the sender of the message actively sending messages that are formulated in the form of sound symbols or writing. This process is called encoding. Furthermore, active message receiver translates the symbols into meaningful so that the message can be received in full. This process is called decoding. (Chaer, 2009: 45).
In communicating, someone must use the language skills that have been held although the level or quality of each person is different. People who have the language skills optimally on any communication goals can be easily achieved. As for those who have the language skills levels are very weak, communication goal was not achieved, but instead can avoid misunderstandings.
 A language cannot be separated from the pronunciation, vocabulary and grammar. By relying on vocabulary alone cannot form a language. Only using grammatical rules to combine words or combinations of words can then be a tool of communication. By combining words into sentences and use your voice to deliver it then can be communication, as well as Mandarin.

No comments:

Post a Comment